Senin, 26 Oktober 2015

Secangkir Kopi

"Kopi apa yang akan kau pesan?"

Aku hanya tersenyum mendengar perkataannya, dia sepertinya lupa kalau aku tak bisa minum kopi.

"Aku akan memesan kopi yang kehangatannya bisa membuatku merasakan pelukanmu, saat aku menyesuri cankirnya, aku seperti menyusuri bibirmu yang lembut. Manis kopinya bisa membuatku merasakan manisnya kecupanmu dan dalam pekat warnanya aku bisa melihat wajahmu yang manis. Tapi aku rasa mereka tak akan bisa melukis wajahmu dalam secangkir kopi."

Ya, wajahmu hanya bisa dilukis dalam hati, bukan dalam secngkir kopi. Tapi aku akan memesan kopi yang tak akan membuatku cemas saat memminumnya dengan begitu aku akan menikmati kopi itu hingga habis denganmu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar