Tempat ini kini sedikit berubah, sudah lima tahun lebih aku meninggalkannya. Terakhir aku ke sini, air danaunya menyurut dan sekarang, saat aku kembali danau itu melimpah ruah airnya.
Rumah tua itu masih berdiri kokoh meski tak terawat. Daun-daun kering menutupi sebagian pekarangannya. Dulu aku tinggal di sana bersama Rio, kekasihku.
“Hai, Sayang apa kabarmu? Lama ya aku tidak ke sini. Aku kangen kamu,” ucapku sambil menaburkan bunga, pada sesosok tengkorak yang masih terikat di bawah pohon tua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar