Kesedihan terindah adalah saat kau berhasil melewatinya dengan baik. Kemenangan terbesar adalah saat kau bisa menaklukkan dirimu sendiri tanpa hilang kewarasan. Saat kau kembali terseret ke masa lalu maka ingatlah bahwa masa lalu akan tetap hidup meski kau ingin membuangnya. Biarkan saja dia lewat dan menggodamu sementara waktu, taklukkan dengan cara yang benar. Kelak kau akan menjadi kuat karena rasa sakit tak akan bisa mengalahkanmu lagi.
Sabtu, 17 Oktober 2015
Percaya?
"Tab, kau percaya soal buku itu?"
"Tidak, dia sulit dipercaya."
"Sama, aku juga meragukannya. Tidak mungkin seorang mahasiswa memborong bukuku begitu banyaknya. Untuk apa? Itu bukan best seller, ceritanya juga biasa kan?"
"Kau akan menanyakannya lagi?"
"Tidak, biarkan saja ... jika itu benar, biarkan jadi berkah. Jika tidak maka biarkan saja seperti itu."
"Kau yakin, Dy?"
"Iya, Tab."
"Apa kau akan cerita pada Kak Shof?"
"Tidak perlu, ini bukan cerita yang menarik untuk di diskusikan. Dia sudah cukup masalah gara-gara aku. Kurasa aku tak perlu mengganggunya lagi."
"Ya sudah, terserah."
Ada kalanya kita lebih baik diam, daripada bicara dan kehilangan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar