Kamis, 22 Oktober 2015

Kangen

"Dy ...."

"Aku kangen dengannya. Sungguh ...."

"Kau tidak menyapanya?"

"Sudah tadi lewat koment, sudahlah, jangan ganggu dia lagi. Bisa membaca tulisannya saja dah seperti obat buatku. Kita lanjutkan saja aksi kita..."

"Nyepi di mana sekarang?"

"Di kuburan wae, cari wangsit. Sapa tahu dapat akik."

"Yuuh, ikut-ikutan musrik kau, Dy?"

"Kagak ... sapa tahu beruntung... hahahahah"

"Lanjut, siapkan menyan."

"Ogah, Tab. Nanti yang datang malah kunti dan om pocong... hahahahaha."

kegilaan itu kadang menyenangkan, tapi juga sakit.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar